Bawaslu Kulon Progo Kawal Persiapan Pembukaan Pemilos 2026
|
Kulon Progo, Bawaslu — Ketua Bawaslu Kulon Progo Marwanto, M.Si. menghadiri rapat persiapan pembukaan Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) Tahun 2026 yang digelar di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kulon Progo. Rapat tersebut menjadi forum koordinasi lintas instansi untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Pemilos yang dijadwalkan pada 8 Oktober 2026. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdit Poldagri dan Ormas Kesbangpol Kulon Progo Lilih Kurniati, S.IP., Anggota KPU Kulon Progo Aris Zurkhasanah, perwakilan Kementerian Agama, Balai Dikmen, serta Dinas Kominfo.
Kasubdit Poldagri dan Ormas Kesbangpol Kulon Progo Lilih Kurniati, S.IP. menyampaikan bahwa Pemilos 2026 akan dilaksanakan pada 8 Oktober 2026 dengan pembukaan direncanakan berlangsung di SMA Negeri 2 Wates. Ia juga menyampaikan adanya pembahasan mengenai alternatif lokasi pembukaan sebelum akhirnya SMA Negeri 2 Wates dipilih sebagai lokasi pelaksanaan. “Pemilos akan dilaksanakan pada 8 Oktober 2026 dan untuk pembukaannya direncanakan di SMA Negeri 2 Wates. Selanjutnya, beberapa rangkaian kegiatan pembukaan akan kita persiapkan bersama agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik,” ujar Lilih.
Ketua Bawaslu Kulon Progo Marwanto, M.Si. dalam kesempatan tersebut menyampaikan sejumlah masukan terkait konsep pembukaan Pemilos 2026. Menurutnya, prosesi pembukaan dapat dibuat secara simbolis dan menarik, antara lain melalui animasi pada layar atau penggunaan gong sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Pemilos. Bawaslu juga menilai perlu adanya komunikasi mengenai kemungkinan keterlibatan peserta melalui Zoom yang berada di luar daftar undangan panitia.
“Pembukaan bisa dibuat secara simbolis, misalnya dengan animasi pada layar atau menggunakan gong. Kemudian perlu dikomunikasikan juga apabila ada peserta di luar undangan panitia yang akan mengikuti kegiatan melalui Zoom, sehingga sejak awal dapat dipastikan mekanismenya,” ujar Marwanto.
Bawaslu Kulon Progo memandang koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam memastikan Pemilos tidak hanya terlaksana secara seremonial, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran demokrasi bagi peserta didik. Karena itu, kesiapan data pemilih, teknis pelaksanaan, serta pembagian peran antarinstansi perlu dipastikan sejak tahap persiapan. Melalui koordinasi tersebut, Bawaslu Kulon Progo akan terus mendorong agar pelaksanaan Pemilos 2026 dapat berjalan tertib sekaligus memberikan pengalaman demokrasi yang baik bagi para siswa.
Penulis: Ridho