Sinau Bareng Videografi, Bawaslu Kulon Progo Perkuat Konten Kehumasan
|
KULON PROGO – Bawaslu Kabupaten Kulon Progo terus meningkatkan kapasitas jajaran dalam menghasilkan konten kehumasan yang informatif dan menarik. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sinau Bareng Video Konten Pengawasan Pemilu yang berlangsung di Ruang Media Center Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan diikuti oleh jajaran pegawai Bawaslu Kabupaten Kulon Progo serta siswa-siswi PKL SMK Ma’arif 3 Wates. Pembelajaran bersama tersebut membahas proses pembuatan konten video, mulai dari teknik pengambilan gambar hingga pengembangan desain visual dalam video.
Materi teknik videografi disampaikan oleh Yulia Khoirunnisa. Ia menjelaskan bahwa videografi dalam kehumasan tidak sekadar merekam kegiatan, tetapi bagaimana setiap gambar yang diambil dapat membangun cerita dan menyampaikan pesan kepada masyarakat.
“Jangan hanya merekam kegiatan, tetapi ceritakan apa yang terjadi. Setiap footage yang kita ambil harus memiliki tujuan dan mendukung cerita yang ingin disampaikan kepada penonton,” ujar Yulia. Dalam praktiknya, peserta dikenalkan dengan berbagai teknik pengambilan gambar, seperti wide shot, medium shot, close up, rule of thirds, serta pengaturan headroom dan looking room. Pengambilan gambar juga perlu dilakukan dengan sudut, jarak, dan ruang yang bervariasi agar visual tidak monoton.
Yulia juga menekankan pentingnya mengambil footage secara maksimal ketika berada di lapangan. Footage yang beragam dapat menjadi bahan cadangan ketika terdapat bagian yang masih kurang pada saat proses penyuntingan.
“Ambil footage sebanyak-banyaknya, karena footage itu menjadi stok. Ketika saat editing ada bagian yang kurang, kita masih mempunyai pilihan gambar untuk melengkapi cerita,” jelasnya.
Sementara itu, materi mengenai desain pada video disampaikan oleh Satria Prakassiwi. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung tampilan visual agar informasi yang disampaikan melalui video lebih mudah dipahami dan memiliki daya tarik bagi penonton.
Satria mengajak peserta memperhatikan bagaimana elemen visual dalam video dapat mendukung pesan yang ingin disampaikan. Desain tidak hanya berkaitan dengan tampilan, tetapi juga bagaimana teks, gambar, dan elemen visual ditempatkan secara tepat sehingga konten tetap komunikatif.
“Desain dalam video bukan hanya membuat tampilannya menarik, tetapi juga harus membantu penonton memahami informasi. Karena itu, setiap elemen yang kita masukkan perlu disesuaikan dengan pesan yang ingin disampaikan,” ujar Satria.
Penulis: Humas Bawaslu Kulon Progo