Lompat ke isi utama

Berita

Wujudkan Jumpa Berlian, Bawaslu Kulon Progo Gelar Aksi Bersih Pantai Trisik

Dokumentasi

Anggota Bawaslu Kulon Progo, Muh Isnaini Beserta Jajaran Sekretariat Ikut Berpartisipasi Dalam Giat Korve. (Jumat 21/09/2026)

KULON PROGO – Bawaslu Kabupaten Kulon Progo kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan terjun langsung membersihkan kawasan pesisir. Pembersihan lingkungan kali ini difokuskan di area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan sepanjang akses jalan menuju Pantai Trisik pada hari Jumat (18/9/2026). Aksi gotong royong ini merupakan bagian dari agenda rutin Korve Gerakan Kulon Progo ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Kegiatan kolaboratif tersebut berlangsung dengan penuh kebersamaan, melibatkan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo, Forkopimda, instansi vertikal, hingga masyarakat setempat. 

Kehadiran jajaran Bawaslu Kulon Progo dalam kegiatan bersih pantai ini menjadi wujud nyata dari implementasi Program Jumpa Berlian. Program kepedulian lingkungan yang merupakan akronim dari Jujur, Menanam, Pelihara, dan Amankan Lingkungan Alam Nyata ini didesain untuk menyinergikan pengawasan demokrasi dengan tanggung jawab ekologis. Langkah proaktif ini juga sekaligus menindaklanjuti amanat langsung dari Bawaslu Republik Indonesia yang tertuang melalui Surat Edaran Nomor 32 Tahun 2025. Melalui inisiatif ini, Bawaslu berupaya menegaskan bahwa tugas mengawal pemilu dapat berjalan harmonis dengan upaya menjaga kebersihan alam sekitar. 

Anggota Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Muh Isnaini, memimpin langsung jajarannya dalam aksi bersih-bersih di pesisir Pantai Trisik. "Kehadiran kami di Pantai Trisik hari ini adalah bukti komitmen nyata bahwa Bawaslu tidak hanya fokus mengawal integritas pemilu, tetapi juga bersinergi merawat kelestarian bumi Kulon Progo demi mewujudkan lingkungan dan iklim demokrasi yang sama-sama sehat," tegas Muh Isnaini di sela-sela kegiatan. Ia menambahkan bahwa kegiatan turun ke lapangan seperti Korve ASRI ini menjadi sarana yang sangat efektif untuk mempererat koordinasi lintas pemangku kepentingan di tingkat kabupaten. Harapannya, partisipasi aktif ini dapat memupuk tingginya kepedulian publik dalam menjaga kemurnian alam yang sejalan dengan kualitas iklim demokrasi di Kulon Progo. 

Penulis: Bambang