Bawaslu Kulon Progo Ikuti Rakor Evaluasi Partisipasi Masyarakat se-DIY Triwulan III
|
KULON PROGO - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo turut serta dalam Rapat Koordinasi Divisi P2H/HP2H Bawaslu Kabupaten/Kota se-D.I.Yogyakarta yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Rabu, 21 Oktober 2026. Rapat koordinasi ini difokuskan pada evaluasi pelaksanaan kegiatan partisipasi masyarakat (Parmas) sepanjang Triwulan III Tahun 2026 serta mengukur capaian kinerja pengawasan partisipatif di seluruh wilayah DIY. Agenda utama dalam pertemuan ini adalah membahas hasil pengisian Form Tarik Data Partisipasi Masyarakat dan Pengembangan Level Komunitas yang sebelumnya telah diinput oleh masing-masing Bawaslu Kabupaten/Kota.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta, Umi Illiyina, menegaskan bahwa data yang terkumpul menjadi landasan penting untuk perbaikan ke depan. "Rapat kali ini menjadi evaluasi kita bersama terkait dengan kerja-kerja partisipasi masyarakat yang sudah kita lakukan selama triwulan ketiga," ujar Umi. Ia juga berharap data tersebut dapat menjadi tolak ukur sejauh mana efektivitas jajaran kabupaten/kota dalam menggandeng komunitas, perguruan tinggi, maupun pemangku kepentingan strategis lainnya.
Dalam sesi pemaparan, tercatat bahwa secara keseluruhan terdapat 942 entri kegiatan partisipasi masyarakat dari lima kabupaten/kota di DIY. Bawaslu Kulon Progo sendiri menyumbangkan sebanyak 136 entri data yang menjadi bagian dari capaian provinsi tersebut. Dari jumlah tersebut, kegiatan Bawaslu Kulon Progo sangat didominasi oleh jenis Forum Warga dengan total mencapai 115 kegiatan.
Menanggapi pemaparan data tersebut, Koordinator Divisi P2H/HP2H Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Muh Isnaini, menjadikan evaluasi ini sebagai bahan pembelajaran berharga bagi jajarannya. Pihaknya berfokus pada upaya pengembangan komunitas pengawasan partisipatif yang saat ini statusnya masih baru terbentuk agar bisa lebih dioptimalkan. "Ke depan semoga ada masukan atau strategi yang bisa kami pelajari dari teman-teman yang lain, sehingga ke depan kita bisa lebih meningkat dari hanya sekadar terbentuk," tanggap Isnaini. Melalui momentum rapat koordinasi ini, Bawaslu Kulon Progo berharap dapat terus mengembangkan berbagai program partisipasi masyarakat secara lebih maksimal di masa mendatang.
Penulis: Triyoga