Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kulon Progo Siapkan Program Bawaslu Goes To School di SMA N 1 Wates

Dokumentasi

Ketua dan Anggota Bawaslu Kulon Progo bersama Kepala Sekolah SMA N 1 Wates Siapkan Program Bawaslu Goes To School di SMA N 1 Wates. (Kamis, 30/07/2026)DokumentasiHumasBawasluKulonProgo

Wates – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo menjajaki kerja sama dengan SMA Negeri 1 Wates dalam rangka pelaksanaan program Bawaslu Goes to School, yang berfokus pada sosialisasi pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif bagi peserta didik. Audiensi yang dilaksanakan pada Kamis (30/7/2026) tersebut diterima langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Wates, Tutik Sunarti, S.Pd., M.Pd., didampingi Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn). Dari Bawaslu Kabupaten Kulon Progo hadir Marwanto, S.Sos., M.Si., didampingi Muh. Isnaini selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, serta jajaran staf sekretariat. Dalam kesempatan tersebut, Marwanto menyampaikan rencana program sekaligus membahas peluang kolaborasi antara kedua institusi.

Dalam pertemuan tersebut, Marwanto menyampaikan bahwa Bawaslu terus berupaya memperluas pendidikan pengawasan partisipatif kepada berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Menurutnya, sekolah merupakan ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi, integritas, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi setiap proses pemilihan.

"Fokus kami adalah memberikan pemahaman kepada siswa mengenai demokrasi dan pengawasan pemilu. Pada pelaksanaan Pemilihan OSIS (Pemilos), penyelenggaranya sudah terbentuk, tetapi unsur pengawasnya belum semuanya ada. Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan bahwa dalam setiap proses demokrasi tidak hanya diperlukan penyelenggara, tetapi juga pengawasan agar pelaksanaannya berjalan sesuai prinsip yang berlaku," ujar Marwanto.

Kepala SMA Negeri 1 Wates, Tutik Sunarti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Bawaslu Kabupaten Kulon Progo. Ia menilai program tersebut selaras dengan upaya sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan implementasi nilai-nilai Pancasila di lingkungan pendidikan. "Kami menyambut baik rencana ini sebagai bagian dari penguatan pendidikan Pancasila. Mengingat sekolah saat ini memiliki cukup banyak agenda, kegiatan ini akan kami agendakan agar dapat terlaksana secara optimal," ungkap Tutik.

Hasil pembahasan sementara menyepakati bahwa kegiatan Bawaslu Goes to School direncanakan dilaksanakan pada bulan Agustus 2026 dengan sasaran peserta didik kelas XII. Kegiatan tersebut diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 70 hingga 80 siswa yang merupakan perwakilan dari masing-masing kelas. Melalui konsep tersebut diharapkan para peserta dapat menjadi agen demokrasi yang mampu menularkan pemahaman mengenai pentingnya pengawasan partisipatif kepada teman-teman di lingkungan sekolah.

Selain pelaksanaan sosialisasi, kedua belah pihak juga membahas rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bawaslu Kabupaten Kulon Progo dengan SMA Negeri 1 Wates. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi dasar pelaksanaan berbagai program pendidikan demokrasi secara berkelanjutan. Bawaslu Kabupaten Kulon Progo berharap sinergi dengan dunia pendidikan mampu memperkuat kesadaran generasi muda terhadap nilai-nilai demokrasi, sekaligus mendorong lahirnya budaya pengawasan partisipatif sejak di lingkungan sekolah.

Penulis : Rachmat