Bawaslu Kulon Progo Terima Audiensi IMC, Sinergikan Literasi dengan Pengawasan Pemilu
|
KULON PROGO - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo menerima audiensi dari panitia Indonesia Menulis Challenge (IMC) 2026 wilayah Kulon Progo, Siti Khotijah, bertempat di Ruang Media Center Bawaslu pada Kamis (5/11) pukul 13.00 WIB. Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, jajaran sekretariat, serta perwakilan Alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) tahun 2025 dan 2026. Ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto, menyambut positif kegiatan ini karena keterampilan literasi digital maupun bahasa tulis merupakan pondasi penting dalam mendukung kerja-kerja pengawasan.
Lebih lanjut, Marwanto menekankan bahwa penguasaan berbagai jenis literasi tersebut akan sangat membantu jajaran pengawas maupun alumni P2P dalam menyusun Laporan Hasil Pengawasan hingga karya jurnalistik kepemiluan. "Konsep-konsep yang dibawa Siti saya kira bisa disinergikan dengan tugas pengawasan, baik pengawasan biasa maupun digital, karena intinya pengawasan nanti juga membuat LHP (Laporan Hasil Pengawasan) yang unsur-unsurnya sangat berkaitan erat dengan dunia kepenulisan," jelas Marwanto dalam arahannya.
Menyambung arahan tersebut, Siti Khotijah kemudian memaparkan sosialisasi program kepenulisan Indonesia Menulis Challenge (IMC) 2026 yang mengusung tema besar "Menginspirasi Dunia, Mengukir Peradaban". Ia menjelaskan bahwa IMC 2026 merupakan program unggulan yang dirancang untuk memberikan tantangan sekaligus pengalaman belajar literasi secara menyeluruh. Program ini menawarkan konsep literasi yang terintegrasi, mulai dari tahapan pelatihan kepenulisan, pendampingan intensif, hingga penciptaan karya nyata berupa buku antologi yang diterbitkan secara nasional.
Program ini bersifat sangat inklusif karena terbuka bagi peserta didik, tenaga pendidik, anggota forum pegiat pendidikan, komunitas, hingga masyarakat umum. Peserta yang mengikuti program ini akan diikutsertakan dalam kompetisi karya untuk memperebutkan apresiasi tertinggi berupa Anugerah Literasi Indonesia, Sebagai bentuk penghargaan tertinggi, ajang ini juga menghadirkan reward utama bagi peserta terbaik berupa Tour Aksara Internasional ke negara Malaysia dan Thailand. Sinergi melalui kehadiran program seperti IMC ini ke depannya diharapkan mampu memacu semangat jajaran Bawaslu Kulon Progo beserta alumni P2P untuk terus meningkatkan kualitas narasi pengawasan kepemiluan di ruang publik.
Penulis: Triyoga