Lompat ke isi utama

Berita

Siapkan Pengawas Partisipatif 2026, Bawaslu Kulon Progo Ikuti Rakor dan ToT di Bawaslu DIY

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Muh. Isnaini mengikuti Rapat Koordinasi dan ToT Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Tahun 2026

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Muh. Isnaini mengikuti Rapat Koordinasi dan ToT Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Tahun 2026

Yogyakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Training of Trainers (ToT) Pelaksanaan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Tahun 2026. Kegiatan yang digelar pada Rabu (20/5/2026) di Ruang Abhipraya Bawaslu DIY ini diikuti oleh Koordinator Divisi beserta jajaran sekretariat yang membidangi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) dari Bawaslu Kabupaten/Kota se-DIY.

​Ketua Bawaslu DIY, Muhammad Najib, memberikan apresiasi atas tradisi kinerja positif di wilayah DIY. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas program di tengah keterbatasan anggaran.

​"Kami harap kawan-kawan mempersiapkan segala hal dengan sebaik-baiknya, baik dari segi substansi materi maupun ketepatan metode. Output kegiatan ini harus optimal demi mendorong pengawasan partisipatif yang kuat," tegas Najib. Ia juga menambahkan bahwa fasilitator yang berkualitas adalah kunci utama untuk melahirkan peserta yang berkualitas.

Format Baru P2P 2026: Fokus Mandiri dan Luring

​Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu DIY, Ummi Illyina, menjelaskan bahwa P2P Tahun 2026 akan resmi digulirkan mulai Juni mendatang, dengan Kabupaten Sleman sebagai lokasi perdana. Berbeda dengan tahun 2025 yang menggunakan sistem hybrid (daring dan luring), tahun ini P2P menerapkan model pembelajaran mandiri dan luring (offline).

​Menurut Ummi, P2P bukan sekadar agenda rutin, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun dampak berkelanjutan menjelang Pemilu 2029. "Hari ini kita matangkan seluruh persiapan, termasuk simulasi bagi para fasilitator," ujarnya.

Kulon Progo Rampungkan Seleksi Peserta

​Anggota Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Muh. Isnaini, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang merampungkan proses seleksi peserta. Antusiasme masyarakat tergolong tinggi, terbukti dari jumlah pendaftar yang melebihi kuota 40 orang.

​"Proses seleksi peserta kami targetkan selesai hari ini. Sehingga pada tanggal 22 Mei, 40 nama peserta P2P dari Kulon Progo sudah final dan siap dikirimkan ke Bawaslu DIY," ungkap Isnaini. Sesuai jadwal, Kulon Progo akan memulai rangkaian P2P pada 2 Juli 2026 melalui program pembelajaran mandiri, dan dilanjutkan dengan agenda utama (luring) pada 9 Juli 2026.

Penulis    : Rachmat

Foto         : Ridho