Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kulon Progo Buka Program PKL dan Bawaslu Goes to School Melalui Balai Dikmen

Dokumentasi

Ketua Bawaslu Kulon Progo (Marwanto-Kiri) di dampingi Anggota Bawaslu Kulon Progo sedang menandatanganikerja sama dengan Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Kulon Progo. (Kamis,07/05/2026)DokumentasiHumasBawasluKulonProgo

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kulon Progo melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Kulon Progo pada Kamis (7/5/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Balai Dikmen Kabupaten Kulon Progo sebagai bentuk sinergi dalam pengembangan pendidikan pengawasan partisipatif bagi pelajar SMA/SMK/sederajat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MKKS SMK dan Ketua MKKS SMA Kabupaten Kulon Progo.

Penandatanganan tersebut meliputi tiga produk hukum yakni Nota Kesepahaman tentang Pendidikan dan Pengembangan Pengawasan Partisipatif bagi Pelajar SMA/SMK/Sederajat, Perjanjian Kerja Sama terkait program pendidikan pengawasan partisipatif, serta Perjanjian Kerja Sama tentang pengembangan pendidikan pengawasan partisipatif melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL). Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan demokrasi, meningkatkan literasi politik pelajar, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengawasan partisipatif Pemilu dan Pemilihan. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu memberikan ruang pembelajaran bagi peserta didik melalui kegiatan PKL di lingkungan Bawaslu Kabupaten Kulon Progo.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kerja sama tersebut. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun pendidikan pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah. Ia juga berharap hasil kerja sama tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui berbagai kegiatan edukasi di sekolah-sekolah.

“Bawaslu mengucapkan terima kasih atas kesempatan ini dan penerimaannya. Hari ini kita akan menandatangani tiga produk hukum terkait pendidikan dan pengembangan pengawas partisipatif, dan kami berharap dapat menindaklanjuti hasil kerja sama ini dengan mendatangi sekolah-sekolah untuk melaksanakan program Bawaslu Goes to School,” ujar Marwanto. Program tersebut nantinya akan berisi edukasi kepemiluan, demokrasi, serta pencegahan pelanggaran Pemilu kepada pelajar. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengawasan partisipatif dalam demokrasi.

Dokumentasi

Sementara itu, Kepala Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Kulon Progo, Heru Santoso menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan hasil dari komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin antara Balai Dikmen dan Bawaslu Kulon Progo. Balai Dikmen menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan karakter dan demokrasi bagi pelajar. Ia juga berharap program kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di Kabupaten Kulon Progo.

“Ini merupakan hasil dari rangkaian komunikasi antara Balai Dikmen dan juga Bawaslu Kulon Progo. Balai Dikmen mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu dan berharap program ini akan menjadi jembatan bagi pelajar untuk berproses ke depannya,” ungkap Heru Santoso. Melalui kerja sama ini, para pelajar diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman tentang demokrasi dan kepemiluan, tetapi juga memiliki pengalaman pembelajaran yang dapat mendukung pengembangan kapasitas mereka di masa mendatang. Sinergi antara Bawaslu dan Balai Dikmen ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun budaya demokrasi yang partisipatif di kalangan generasi muda.

 

Penulis: Ridho

Tag
Bawaslu, Bawaslu Kulon Progo