Bawaslu Kulon Progo Gelar Olahraga Bersama dan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di Gua Kebon
|
KULON PROGO – Bawaslu Kabupaten Kulon Progo menggelar kegiatan olahraga bersama masyarakat di kawasan wisata Gua Kebon, Kapanewon Panjatan, Kulon Progo, pada Rabu (14/10/2026). Di balik suasana santai dan penuh keakraban di area wisata alam tersebut, agenda ini membawa misi utama yaitu sosialisasi kepemiluan, pencegahan pelanggaran, serta pembumian gerakan tolak politik uang di tengah masyarakat. “Hari ini kita berkumpul di kawasan wisata Gua Kebon untuk berolahraga bersama sekaligus menyapa warga secara langsung guna menguatkan pemahaman terkait kepemiluan,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto.
Melalui pendekatan kemasyarakatan ini, jajaran Bawaslu Kabupaten Kulon Progo mengajak warga sekitar untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga integritas demokrasi di lingkungannya masing-masing. Langkah pencegahan dinilai jauh lebih efektif jika dibangun lewat edukasi langsung serta komunikasi yang cair tanpa kesan kaku. “Pencegahan pelanggaran pemilu akan jauh lebih membumi dan menyentuh masyarakat jika kita menyampaikannya lewat ruang-ruang dialog yang santai dan inklusif seperti ini,” jelas Marwanto.
Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu serta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Kulon Progo bersama pengawas ad-hoc dan warga setempat. Agenda diawali dengan jalan santai menikmati keindahan alam Gua Kebon, sebelum dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif. “Kehadiran seluruh jajaran pimpinan dan sekretariat Bawaslu Kulon Progo di sini adalah bentuk komitmen bersama untuk selalu dekat dengan rakyat dalam mengawal proses demokrasi,” tegas Marwanto.
Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kulon Progo menyampaikan edukasi hak pilih untuk menumbuhkan kesadaran warga akan pentingnya menggunakan hak pilih secara cerdas, berdaulat, dan tanpa tekanan. “Gunakan hak pilih Anda secara merdeka tanpa intervensi,” tegas Marwanto. Selain itu, Bawaslu mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mengawasi setiap tahapan pemilu agar berjalan sesuai aturan. “Mari kita kawal bersama seluruh tahapan agar tidak ada kecurangan,” imbuh Marwanto. Poin krusial lain yang ditekankan adalah penegasan komitmen bersama untuk menolak segala bentuk politik uang demi mewujudkan pemilu yang bersih, adil, transparan, dan bermartabat. “Jauhi politik uang karena martabat demokrasi kita tidak bisa dinilai dengan uang,” lanjut Marwanto.
Pemilihan lokasi di objek wisata Gua Kebon bertujuan untuk merangkul warga dalam suasana yang lebih rileks dan menyenangkan. Pendekatan ini terbukti mampu memecah kekakuan antara pengawas pemilu dan masyarakat umum, sehingga pesan-pesan edukasi dapat tersampaikan dengan lebih efektif. “Kami ingin menghadirkan wajah pengawasan yang ramah, sehingga masyarakat tidak merasa segan untuk melapor jika menemukan dugaan pelanggaran,” terang Marwanto.
Harapannya, melalui kegiatan olahraga bersama dan dialog santai ini, kesadaran politik masyarakat Kulon Progo semakin meningkat. Warga tidak hanya bertindak sebagai pemilih aktif pada hari pemungutan suara, tetapi juga bersedia menjadi "mata dan telinga" Bawaslu dalam mengawasi jalannya proses demokrasi di tingkat desa maupun RT/RW. “Kami berharap warga dapat menjadi mitra strategis Bawaslu di garis depan untuk bersama-sama menjaga kesucian suara rakyat,” kata Marwanto.
Melalui agenda Rabu Sehati di Gua Kebon ini, Bawaslu Kabupaten Kulon Progo membuktikan bahwa sosialisasi dan pengawasan partisipatif dapat disampaikan secara inklusif dan menyenangkan. Dengan demikian, pesan-pesan pencegahan pelanggaran pemilu dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Kulon Progo. “Kesehatan fisik dan kesehatan demokrasi harus berjalan seiring demi mewujudkan pemilu Kulon Progo yang berintegritas,” pungkas Marwanto.
Penulis: Erza