Bawaslu Kulon Progo Hadiri Bedah Buku Demokrasi, Suarakan Penguatan Gerakan Akar Rumput
|
Senin, 12 Mei 2026, Anggota Bawaslu Kulon Progo, Muh Isnaini menghadiri kegiatan Bedah Buku “Menjaga Api Demokrasi: Pembelajaran dari Gerakan Akar Rumput” yang diselenggarakan oleh Yayasan Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS) bersama Pusat Pengkajian Islam dan Pengembangan Masyarakat di Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog untuk merefleksikan pentingnya praktik demokrasi yang tumbuh dari komunitas masyarakat di tengah tantangan menyempitnya ruang sipil, politik transaksional, serta maraknya misinformasi di era digital. Acara ini dihadiri berbagai kalangan mulai dari akademisi, pegiat demokrasi, komunitas masyarakat sipil, hingga generasi muda.
Buku yang dibedah memuat 35 cerita tentang perjuangan perempuan, kaum muda, dan kelompok marginal dalam menjaga ketahanan demokrasi di empat provinsi di Indonesia. Sejumlah tulisan di dalamnya juga mengulas penguatan gerakan akar rumput di Kabupaten Kulon Progo sebagai bentuk nyata perjuangan masyarakat sipil dalam menjaga nilai-nilai demokrasi tetap hidup di tengah berbagai tantangan sosial dan politik. Dalam forum tersebut, hadir pula reviewer dari kalangan penghayat kepercayaan serta perwakilan kaum muda dari Kulon Progo yang membagikan pengalaman perjuangan akar rumput. Kisah-kisah tersebut diharapkan mampu menginspirasi masyarakat luas untuk terus merawat demokrasi secara partisipatif dan inklusif.
Muh Isnaini menyampaikan bahwa demokrasi tidak hanya dijaga melalui proses elektoral, tetapi juga melalui keterlibatan aktif masyarakat dalam kehidupan sosial sehari-hari. “Gerakan akar rumput menjadi pondasi penting dalam menjaga keberlangsungan demokrasi. Ketika masyarakat tetap kritis, aktif, dan saling menguatkan, maka api demokrasi akan terus menyala,” ujar Muh Isnaini. Ia juga menegaskan bahwa ruang-ruang diskusi seperti bedah buku menjadi sarana penting untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berkeadilan.
Humas Bawaslu Kulon Progo