Bawaslu Kulon Progo Siap Sukseskan Peluncuran Srawung Demokrasi Bawaslu DIY
|
Kulon Progo - Bawaslu Kabupaten Kulon Progo mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan kegiatan Forum Warga Pengawasan Partisipatif bertajuk "Srawung Demokrasi". Rapat yang diinisiasi oleh Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 18 September 2026. Selain jajaran Bawaslu Kulon Progo, rapat koordinasi ini juga dihadiri secara serentak oleh jajaran Koordinator Divisi yang membidangi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H/HP2H), Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas, serta staf pengawasan dari seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-DIY.
Dalam arahan pembukaannya, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu DIY, Umi Illiyina, menegaskan bahwa Srawung Demokrasi dibentuk untuk menjaga keberlanjutan kader-kader pengawas partisipatif di wilayah DIY. "Mensukseskan kegiatan ini merupakan wujud rencana tindak lanjut kita untuk memberikan wadah kepada teman-teman alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di seluruh kabupaten/kota untuk memiliki sarana tempat mereka tumbuh dan berkembang. Jangan sampai Bapak/Ibu, setelah kita melatih mereka, kemudian wadahnya tidak kita siapkan sehingga mereka hilang begitu saja, tidak menjadi volunteer pengawas partisipatif seperti yang diharapkan oleh Bawaslu RI," ungkap Umi Illiyina dalam rapat tersebut. Ia juga menambahkan bahwa wadah ini akan menjadi ajang silaturahmi, bertukar pikiran, dan sharing knowledge sebagai mitigasi menghadapi tahapan pre-election menuju 2029.
Acara perdana atau kick-off Srawung Demokrasi sendiri dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 23 September 2026 mendatang dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari alumni P2P, akademisi, LSM, komunitas pemuda, hingga publik secara umum. Sesi perdana yang juga disiarkan langsung melalui YouTube ini akan menyoroti isu "Politik Uang Digital" dengan menghadirkan dua narasumber ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Narasumber tersebut adalah Alfath Bagus Panuntun El Nur Indonesia, S.I.P., M.A. selaku Dosen Departemen Politik dan Pemerintahan yang akan memaparkan Transformasi Politik Uang di Era Digital, serta Aji Baskoro, M.H. dari Pandekha Fakultas Hukum UGM yang siap membedah isu tersebut dari perspektif hukum. Selain pemaparan materi, forum ini juga akan memperkaya wawasan melalui sesi penanggap guna berbagi pengalaman serta strategi membangun jejaring pengawasan di tingkat akar rumput. Sesi penanggap ini akan diisi oleh Siti Nurhayati, S.H., M.H. (Kordiv Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Yogyakarta) dan Maya Sari, S.M. (Alumni P2P Kabupaten Sleman).
Keikutsertaan Bawaslu Kabupaten Kulon Progo dalam rapat koordinasi ini menegaskan komitmen jajaran pengawas di tingkat kabupaten untuk bersinergi menyukseskan peluncuran Srawung Demokrasi. Melalui peran aktif ini, diharapkan para alumni P2P, khususnya dari Kabupaten Kulon Progo, dapat kembali dihimpun dan terus dikembangkan kapasitasnya. Upaya tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekosistem pengawasan partisipatif di tengah masyarakat secara berkelanjutan. Dengan adanya kolaborasi yang terstruktur ini, partisipasi aktif warga diyakini akan semakin solid dalam mengawal setiap tahapan proses demokrasi ke depannya.
Penulis: Taufik