Bawaslu Kulon Progo Susun Strategi Peningkatan Konten dan Matangkan Rencana Rekrutmen P2P
|
KULON PROGO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo menggelar "Rapat Tindak Lanjut Evaluasi Kehumasan dan Rekrutmen P2P" pada Kamis (30/4/2026). Bertempat di Ruang Media Center Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti secara langsung oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Kulon Progo beserta seluruh jajaran sekretariat. Agenda utama rapat ini adalah menyusun langkah strategis pasca-keluarnya hasil Monitoring dan Evaluasi Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu Kabupaten/Kota Triwulan I Tahun 2026 tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Berdasarkan data evaluasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Kulon Progo sejatinya telah mencatatkan performa yang sangat baik dalam hal pemberitaan dengan memproduksi 62 berita, yang menjadikannya terbanyak se-DIY. Namun, produksi konten media sosial yang berada di angka 63 konten dinilai masih kurang dan membutuhkan akselerasi lebih lanjut.
Menanggapi hasil evaluasi tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto, memberikan arahan khusus kepada seluruh jajaran kesekretariatan agar saling bersinergi menutupi kekosongan sumber daya manusia di bidang kehumasan. "Capaian pemberitaan kita yang berhasil menjadi yang terbanyak se-DIY di triwulan pertama ini harus terus kita pertahankan. Namun, terkait produksi konten media sosial yang dirasa masih kurang, ini harus kita tingkatkan bersama. Mari kita susun langkah perbaikan dan strategi baru agar publikasi kita di semua platform bisa berjalan secara seimbang," tegas Marwanto.
Setelah mengevaluasi strategi kehumasan, rapat dilanjutkan dengan pembahasan agenda prioritas kedua, yakni persiapan rekrutmen program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Rencananya, kegiatan P2P tahun 2026 ini akan diselenggarakan secara luring pada 9 Juli 2026 mendatang dengan target peserta sebanyak 40 orang. Dalam kesempatan ini, jajaran Bawaslu Kulon Progo juga berdiskusi untuk memetakan dan menentukan elemen mitra strategis mana saja yang akan diundang.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HP2H) Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Muh Isnaini, menyampaikan bahwa rekrutmen program pengawasan partisipatif tersebut akan difokuskan pada pelibatan mitra-mitra strategis Bawaslu. "Terkait agenda rekrutmen P2P yang rencananya akan kita laksanakan pada 9 Juli 2026 nanti, kita akan secara khusus mengundang mitra strategis Bawaslu. Oleh karena itu, pada rapat hari ini kita sekaligus merumuskan dan menentukan secara spesifik elemen atau organisasi masyarakat mana saja yang akan kita sasar untuk diundang menjadi peserta kegiatan tersebut," ujar Isnaini. Melalui rapat tindak lanjut ini, Bawaslu Kabupaten Kulon Progo berkomitmen untuk terus berbenah dalam mengelola informasi publik serta memperluas ruang partisipasi masyarakat guna mewujudkan Pemilu yang demokratis dan berintegritas.
Penulis dan Foto : Taufiq