Semangat Relawan Demokrasi Warnai Wawancara Calon Peserta P2P
|
Wates, Senin 18 Mei 2026, Bawaslu Kulon Progo melaksanakan wawancara bagi calon peserta Program Pengawasan Partisipatif (P2P). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses penjaringan peserta untuk mengetahui motivasi, kesiapan, serta komitmen calon relawan dalam mendukung pengawasan partisipatif di Kabupaten Kulon Progo.
Wawancara dibuka oleh Kasubag Pengawasan dan Humas dengan mekanisme setiap peserta mengikuti sesi wawancara selama kurang lebih 10 menit. Dalam proses tersebut, peserta diminta menyampaikan alasan mengikuti P2P, pengalaman kepemiluan, serta pandangan mereka terhadap pentingnya pengawasan partisipatif.
Salah satu peserta, mengaku tertarik mengikuti P2P karena ingin menambah pengetahuan mengenai kepemiluan dan pengawasan pemilu. Ia menyampaikan bahwa selama ini masih awam terkait pengawasan pemilu, namun mendapatkan informasi mengenai kegiatan tersebut melalui Karang Taruna Kapanewon Wates. Selain itu juga pernah berkecimpung dalam persiapan pemilu sebagai petugas Pantarlih sehingga tertarik untuk lebih memahami proses pengawasan pemilu.
Dalam kesempatan tersebut, Rachmat Purnanto menjelaskan bahwa P2P merupakan wadah pendidikan politik dan pengawasan bagi masyarakat, khususnya pemula. “Pengawas partisipatif ini penting karena selama ini Bawaslu memiliki keterbatasan sumber daya manusia sehingga membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu,” jelasnya.
Peserta yang mengikuti wawancara sebagian besar memiliki pengalaman sebagai penyelenggara adhoc, seperti KPPS dan Pantarlih. Meski program ini berbentuk relawan, para peserta terlihat antusias dan bersemangat mengikuti proses seleksi. Melalui wawancara ini, Bawaslu berharap dapat menjaring peserta P2P yang memiliki komitmen, semangat belajar, dan kesiapan untuk terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif.
Humas Bawaslu Kulon Progo