Audiensi dengan SMK N 1 Pengasih, Bawaslu Kulon Progo Jajaki Kerja Sama Program Praktek Kerja Lapangan
|
Wates - Bawaslu Kabupaten Kulon Progo melakukan audiensi dengan SMK Negeri 1 Pengasih pada Senin, 11 Mei 2026 bertempat di SMK Negeri 1 Pengasih. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam memperkuat program pendidikan politik serta pengembangan pengawas partisipatif di kalangan pelajar. Selain itu, audiensi juga dimanfaatkan sebagai langkah awal penjajakan kerja sama terkait pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa SMK di lingkungan Bawaslu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan tahap awal sebelum dilaksanakannya penandatanganan kerja sama antara kedua pihak. Menurutnya, program PKL di Bawaslu diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi pelajar mengenai pengawasan demokrasi dan tata kelola kelembagaan. “Hari ini adalah penjajakan awal sebelum kita melakukan penandatanganan kerja sama terkait program PKL di Bawaslu,” ujar Marwanto.
Kepala SMK Negeri 1 Pengasih, Waryanto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan Bawaslu Kulon Progo. Ia mengatakan bahwa pihak sekolah menyambut baik program PKL yang ditawarkan dan terbuka untuk menjalin kolaborasi lebih lanjut. “Pihak sekolah sangat senang dengan adanya kunjungan dari Bawaslu dan sangat terbuka dengan program Bawaslu yakni PKL bagi pelajar,” kata Waryanto.
Lebih lanjut, Waryanto menjelaskan bahwa pihak sekolah perlu melakukan koordinasi lanjutan menjelang pelaksanaan kegiatan agar program PKL dapat berjalan optimal. Di SMK Negeri 1 Pengasih sendiri, program PKL merupakan bagian wajib dalam kurikulum sekolah yang dilaksanakan selama 4 hingga 6 bulan. Program tersebut umumnya diikuti oleh siswa kelas XII pada semester genap dan dimulai sekitar bulan Desember.
SMK Negeri 1 Pengasih memiliki 6 jurusan, namun yang relevan untuk mendukung pelaksanaan program PKL di Bawaslu yakni Jurusan Manajemen Perkantoran, serta Desain Komunikasi Visual (DKV). Dengan beragam kompetensi tersebut, diharapkan para siswa dapat berkontribusi sekaligus memperoleh pengalaman kerja yang relevan selama menjalani PKL di Bawaslu.
Dalam kesempatan tersebut, Waryanto juga menekankan pentingnya lingkungan kerja yang mampu memberikan pengalaman positif bagi para pelajar. Menurutnya, kegiatan PKL tidak hanya menjadi sarana praktik kerja, tetapi juga wadah pembelajaran karakter, kedisiplinan, dan peningkatan wawasan siswa. “Yang penting pekerjaan di Bawaslu bisa memberikan pengalaman yang baik bagi para pelajar dan dapat menambah pengetahuan,” tutupnya.