Bawaslu Kulon Progo Rekrut secara Terbuka Calon Peserta P2P
|
KULON PROGO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran bagi calon peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Program ini merupakan langkah strategis untuk mengajak masyarakat di Bumi Binangun terlibat langsung dalam menjaga kualitas demokrasi serta integritas proses pemilihan.
Ketua Bawaslu Kulon Progo, Marwanto, M.Si, menyatakan bahwa rekrutmen terbuka ini dilakukan guna memperluas jangkauan partisipasi publik. Bawaslu tidak hanya mencari peserta yang memenuhi syarat administratif, tetapi juga mengutamakan sosok yang memiliki kualitas serta komitmen tinggi terhadap pengawasan pemilu.
"Kami mengundang putra-putri terbaik Kulon Progo untuk bergabung dalam program P2P ini. Melalui wadah ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa pengawasan bukanlah tugas satu lembaga saja, melainkan tanggung jawab kita bersama," ungkap Marwanto saat memberikan keterangan kepada media, Senin (11/5).
Marwanto menambahkan, para peserta nantinya akan dibekali dengan berbagai pengetahuan komprehensif mengenai kepemiluan. Materi yang diberikan mencakup wawasan umum hingga hal teknis, seperti prosedur dan tata cara melaporkan dugaan pelanggaran secara benar ke lembaga pengawas.
Lebih jauh, tujuan utama dari pelaksanaan P2P ini adalah untuk mencetak "agen pengawasan" yang militan di tingkat akar rumput sebagai persiapan menyongsong Pemilu 2029 mendatang. Dengan lahirnya para pengawas partisipatif ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang solid antara penyelenggara pemilu dan elemen masyarakat.
Sinergi tersebut menjadi kunci utama dalam mewujudkan pesta demokrasi yang bersih, jujur, dan berintegritas. Bagi masyarakat Kulon Progo yang berminat menjadi bagian dari gerakan ini, informasi detail mengenai pendaftaran dapat diakses secara daring melalui laman resmi maupun kanal media sosial Bawaslu Kulon Progo.
Humas Bawaslu Kulon Progo