Bawaslu dan KPU Kulon Progo Perkuat Sinergi Lewat Konsolidasi dan Halal Bihalal
|
KULON PROGO - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kulon Progo melaksanakan kegiatan konsolidasi bersama Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kulon Progo yang dirangkaikan dengan acara halal bihalal. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 1 April 2026, bertempat di Kantor KPU Kabupaten Kulon Progo. Momentum ini menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menjaga komunikasi yang harmonis antar penyelenggara pemilu.
Kegiatan diawali dengan bersalam-salaman antara pimpinan dan jajaran pegawai dari kedua lembaga sebagai simbol saling memaafkan dalam suasana Idulfitri. Nuansa kekeluargaan terlihat kental dalam interaksi yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Hal ini mencerminkan komitmen bersama untuk terus menjaga hubungan baik di luar tahapan pemilu sekalipun.
Ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk konsolidasi, tetapi juga sebagai bentuk silaturahmi. Ia menegaskan pentingnya menjaga sinergi antar lembaga meskipun saat ini tidak berada dalam tahapan pemilu. “Kegiatan ini selain untuk melaksanakan konsolidasi sekaligus bersilaturahmi dan menyampaikan selamat Idulfitri, semoga KPU dan Bawaslu bisa semakin bersinergi meskipun dalam masa non-tahapan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Anggota KPU Kabupaten Kulon Progo, Pujarasa Satuhu, menyambut baik kunjungan dari Bawaslu. Ia mengungkapkan apresiasi atas hubungan kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik. “Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bawaslu, mari kita lanjutkan kerja sama selama ini untuk membawa nama baik penyelenggara pemilu Kulon Progo,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, turut dibahas hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPR RI dengan penyelenggara pemilu, yakni Bawaslu, KPU, dan DKPP. Pembahasan lebih difokuskan pada eksistensi kelembagaan ketiga penyelenggara pemilu ke depan. Hal ini menjadi penting mengingat dinamika regulasi dan kebijakan yang terus berkembang dalam sistem demokrasi di Indonesia.
Baik Bawaslu maupun KPU Kabupaten Kulon Progo berharap agar kelembagaan penyelenggara pemilu tetap eksis dan kuat. Mereka menilai keberadaan lembaga yang independen sangat penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Harapan tersebut ditujukan untuk mewujudkan pemilu yang jujur dan adil serta menghasilkan pemimpin yang mampu mensejahterakan masyarakat.
Penulis: Ridho
Photo: Taufiq