Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Goes to School Bekali Pemilih Pemula di SMA N 2 Wates

Muh. Isnaini memaparkan materi terkait dengan demokrasi dan pengawasan pemilu di hadapan 180 siswa kelas XI SMA N 2 Wates

Muh. Isnaini memaparkan materi terkait dengan demokrasi dan pengawasan pemilu di hadapan 180 siswa kelas XI SMA N 2 Wates

Wates - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo kembali memperkuat pendidikan politik dan pengawasan partisipatif di kalangan pelajar melalui program Bawaslu Goes to School. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (5/8/2026) di SMA Negeri 2 Wates tersebut menjadi pelaksanaan perdana program Bawaslu Goes to School pada tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan diikuti sebanyak 180 siswa kelas XI yang dalam waktu dekat akan memasuki fase sebagai pemilih pemula.

Kegiatan diawali dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bawaslu Kabupaten Kulon Progo dengan SMA Negeri 2 Wates tentang pendidikan pengawasan partisipatif, khususnya bagi siswa SMA sebagai bagian dari generasi pemilih pemula. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto, S.Sos., M.Si., bersama Kepala SMA Negeri 2 Wates, Florentina Nurwanti, S.Pd., M.Pd. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun pemahaman demokrasi yang baik sekaligus mendorong keterlibatan pelajar dalam mengawal proses demokrasi.

Kepala SMA Negeri 2 Wates, Florentina Nurwanti, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kedatangan Bawaslu Kabupaten Kulon Progo. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para siswa yang telah mengikuti kegiatan dengan tertib. “Anak-anak nantinya akan menjadi pemilih pemula, sehingga perlu mendapatkan banyak penjelasan tentang bagaimana menjadi pemilih yang baik,” ujarnya. Menurutnya, materi kepemiluan sebenarnya telah dikenalkan melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, namun kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh penjelasan secara langsung dari Bawaslu sekaligus bertanya mengenai hal-hal yang belum dipahami.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto, S.Sos., M.Si., menyampaikan terima kasih kepada pihak SMA Negeri 2 Wates yang telah memberikan ruang bagi Bawaslu Kabupaten Kulon Progo untuk hadir dan berdiskusi bersama para siswa. Menurutnya, pendidikan politik dan demokrasi perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki pemahaman yang benar mengenai proses demokrasi. “Anak-anak masih dalam fase idealisme yang tinggi. Karena itu, kami ingin masuk dan memberikan pemahaman yang benar tentang politik dan demokrasi,” kata Marwanto.

Marwanto menambahkan, Bawaslu ingin memperkenalkan pemilu kepada pelajar dengan cara yang menyenangkan sehingga mereka tidak memandang politik sebagai sesuatu yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Selain pemahaman mengenai kepemiluan, nilai kejujuran, sportivitas, dan integritas juga menjadi bagian penting yang perlu dibangun sejak usia sekolah. “Kami ingin teman-teman memahami pemilu dengan pemahaman yang benar dan menyenangkan. Harapannya, dari sini kita bisa mencetak agen-agen perubahan,” imbuhnya.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi yang disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Muh. Isnaini. Materi disampaikan dengan pendekatan yang komunikatif agar mudah dipahami oleh para siswa yang akan menjadi pemilih pemula. Dalam kegiatan tersebut, Isnaini menjelaskan berbagai hal berkaitan dengan demokrasi, pemilu, pentingnya menjadi pemilih yang cerdas, serta peran masyarakat dalam melakukan pengawasan partisipatif. Sesi pemaparan kemudian dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu oleh Muhammad Ridho selaku moderator.

Antusiasme siswa terlihat dalam sesi diskusi. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan maupun tanggapan terkait materi yang telah disampaikan. Interaksi tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk mengklarifikasi berbagai hal tentang pemilu sekaligus memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga proses demokrasi agar berjalan secara jujur, adil, dan berintegritas.

Pada sesi akhir, kegiatan ditutup dengan kuis untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Kuis dikemas secara interaktif sehingga sekaligus menjadi sarana bagi siswa untuk mengingat kembali poin-poin penting dalam sosialisasi. Melalui pelaksanaan Bawaslu Goes to School di SMA Negeri 2 Wates ini, Bawaslu Kabupaten Kulon Progo berharap pendidikan pengawasan partisipatif dapat terus diperluas, khususnya kepada pemilih pemula, sehingga generasi muda tidak hanya menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab, tetapi juga mampu menjadi bagian dari pengawasan demokrasi di lingkungannya.

Penulis   : Rachmat

Foto        : Rona