Bawaslu Goes to School di SMAN 1 Wates, Edukasi Pemilih Pemula
|
Kulon Progo – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo kembali menyelenggarakan program pendidikan politik bertajuk "Bawaslu Goes to School" pada Selasa (11/8/2026). Pelaksanaan di SMA Negeri 1 Wates ini merupakan titik lokasi kelima dari rangkaian agenda sosialisasi yang berjalan sepanjang tahun 2026. Kegiatan yang diikuti oleh 67 siswa kelas XII ini diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Bawaslu Kabupaten Kulon Progo dengan SMA Negeri 1 Wates tentang Pendidikan dan Pengembangan Pengawasan Partisipatif. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto dan Kepala SMA N 1 Wates, Tutik Sunarti.
Dalam sambutannya, Kepala SMA N 1 Wates, Tutik Sunarti, berharap kegiatan ini mampu memberikan literasi demokrasi yang berharga bagi anak didiknya yang kini telah memasuki usia pemilih pemula. "Ibu berharap pada kesempatan kali ini kalian mendapatkan literasi terkait dengan bagaimana pelaksanaan pemilihan umum dan siapa saja yang berwenang melakukan pengawasan. Minimal kalian bisa mempraktikkan ilmu demokrasi ini di sekolah terlebih dahulu, seperti dalam kegiatan pemilihan Ketua OSIS (Pemilos). Apapun ilmu yang didapat hari ini, semoga bermanfaat bagi kemajuan negara dan masa depan kalian," ujar Tutik.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto, menegaskan bahwa sekolah merupakan laboratorium yang andal untuk menumbuhkan nilai-nilai demokrasi sejak dini dengan menanamkan sikap patuh aturan, sportif, dan berintegritas. "Integritas itu secara sederhana adalah keselarasan; apa yang Anda yakini, apa yang Anda ucapkan, dan apa yang Anda lakukan itu harus sama. Dengan modal integritas ini, partisipasi kalian dalam pemilu juga akan berintegritas. Contoh nyatanya adalah dengan menolak dan menghindari politik uang, hoaks, serta ujaran kebencian, yang sangat mudah menyerang pemilih pemula," tegas Marwanto. Marwanto juga mengapresiasi karena PKS yang baru saja ditandatangani langsung diwujudkan dalam aksi nyata berupa sosialisasi kepada para siswa, bukan sekadar kesepakatan di atas kertas.
Memasuki acara inti, materi edukasi dengan tema "Peran Pemilih Pemula dalam Pengawasan Partisipatif" disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Muh Isnaini. Dalam paparannya, Isnaini menjelaskan tentang esensi demokrasi dan potensi kerawanan pemilu. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pengawasan partisipatif dari masyarakat, khususnya pemilih pemula, mengingat jumlah jajaran pengawas pemilu yang sangat terbatas dibandingkan luasnya cakupan wilayah dan objek yang harus diawasi. Oleh karena itu, para siswa diajak untuk tidak hanya menjadi pemilih cerdas dan menolak segala bentuk pelanggaran, tetapi juga proaktif mengambil bagian dalam mengawasi pemilu. Antusiasme para siswa terlihat jelas pada penghujung acara melalui sesi tanya jawab serta kuis interaktif yang semakin memeriahkan suasana "Bawaslu Goes to School" di SMA Negeri 1 Wates hari ini.
Penulis : Taufiq