Bawaslu Goes to School Dikemas Interaktif dan Dekat dengan Pelajar
|
Kulon Progo – Bawaslu Kabupaten Kulon Progo menggelar rapat persiapan kegiatan Bawaslu Goes to School dalam rangka finalisasi konsep kegiatan bertema “Pelajar Cerdas Demokrasi Membangun Pengawasan Partisipatif melalui Literasi Digital dan Konten Positif”. Kegiatan ini dirancang sebagai model pelaksanaan untuk sekolah-sekolah lainnya dengan sasaran utama pemilih pemula dari kalangan pelajar SMA/SMK.
Anggota Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Muh Isnaini saat membuka rapat menyampaikan bahwa kegiatan Bawaslu Goes to School harus mampu menghadirkan pendekatan yang dekat dengan dunia pelajar sehingga pesan demokrasi dapat diterima dengan baik. “Materi yang disampaikan harus ringan, komunikatif, dan sesuai dengan karakter pemilih pemula. Jangan hanya formal, tetapi juga mampu membangun ketertarikan siswa terhadap pentingnya pengawasan partisipatif dan literasi digital,” ujar Isnaini.
Dalam rapat tersebut dibahas konsep teknis pelaksanaan kegiatan agar acara berlangsung interaktif dan menyenangkan. Salah satu konsep yang akan diterapkan yakni penggunaan pre-test dan post-test berbasis aplikasi digital guna meningkatkan partisipasi dan perhatian audiensi selama kegiatan berlangsung.
Selain itu, tim juga menyiapkan sesi ice breaking, tanya jawab interaktif, hingga kampanye konten positif yang nantinya dapat diunggah melalui akun media sosial masing-masing peserta. Konsep tersebut diharapkan mampu mendorong pelajar lebih aktif dalam menyebarkan pesan demokrasi sehat dan bijak bermedia digital.
Isnaini juga menambahkan bahwa pelajar memiliki peran penting dalam menciptakan ruang digital yang positif, khususnya menjelang momentum demokrasi di masa mendatang. “Kami ingin pelajar tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu menjadi agen penyebar informasi positif dan pengawas partisipatif di lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Pelaksanaan Perdana Program Bawaslu Goes To School ini akan dilaksanakan di SMA N 1 Galur pada hari rabu tanggal 13 Mei dengan penerima manfaat sekitar 300 peserta. Dalam kegiatan tersebut juga akan dilaksanakan penandatanganan kerja sama pendidikan dan pengembangan pengawasan partisipatif melalui program Bawaslu Goes to School bersama pihak sekolah.
Humas Bawaslu Kulon Progo