Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kulon Progo dan Kompasku Gelar Evaluasi Pemantauan Pemilos Serentak 2025

Dokumentasi
Kulon Progo – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo bersama Kompasku (Komunitas Pengawas Partisipatif Kulon Progo) melaksanakan evaluasi hasil pemantauan Pemilos serentak 2025 di ruang Media Center Bawaslu Kulon Progo pada Rabu (22/10/2025). Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Pemilos di sekolah, menginventarisasi masukan dan kendala yang dialami maupun disampaikan pihak sekolah, serta merumuskan rekomendasi perbaikan bagi penyelenggaraan pemilos pada tahun berikutnya. Kasubag Pengawasan Pemilu dan Humas (P2H) Bawaslu Kulon Progo, Ade Irfan Santosa, menyampaikan bahwa forum ini menjadi langkah penting dalam menindaklanjuti hasil pemantauan yang telah dilakukan. “Kegiatan ini dilaksanakan untuk melakukan evaluasi atas hasil pemantauan yang dilakukan oleh kompasku dan juga monitoring pelaksanaan pemilos yang dilakukan oleh Bawaslu Kulon Progo, sehingga kita dapat melihat sejauh mana pelaksanaan Pemilos serentak di sekolah dapat berjalan dengan baik,” ujarnya. Ia menambahkan, harapannya hasil evaluasi ini tidak hanya berhenti pada forum internal, tetapi dapat disampaikan kepada pihak terkait sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan pemilos kedepan. “Kami berharap hasil evaluasi ini nantinya bisa disampaikan ke Badan Kesbangpol dan Pemkab Kulon Progo untuk menjadi bahan evaluasi penyelenggaraan tahun depan sekaligus dasar pembuatan juknis bagi pelaksanaan pemilos berikutnya jika diperlukan,” ungkapnya. Melalui evaluasi ini, Bawaslu Kulon Progo berharap Pemilos di tahun-tahun mendatang dapat berjalan lebih baik, sesuai prinsip demokrasi, serta menjadi sarana pendidikan politik bagi pelajar sejak dini. Dengan pengalaman ini, para pelajar diharapkan lebih memahami proses berdemokrasi sehingga kelak mampu menjadi pemilih, peserta, maupun penyelenggara yang cerdas dan bertanggung jawab dalam pemilu sesungguhnya. Bawaslu Kulon Progo juga berharap melalui Pemilos ini dapat menjadi pembelajaran pengawasan partisipatif dalam pelaksanaan pemilu dan pilkada kedepan khususnya untuk pemilih pemula, sehingga partisipasi masyarakat dalam pemilu dan pilkada kedepan dapat lebih maksimal.
Penulis : TTR Editor: Humas