Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kulon Progo Jalin Kerja Sama dengan SMK Ma'arif 3 Wates untuk Perkuat Pendidikan Pengawasan Partisipatif

Dokumentasi

Ketua, Anggota Bawaslu Kulon Progo dalam peananda tanganan perjanjian kerja sama dengan SMK Ma'arif 3 Wates (Kepala Sekolah) di SMK Ma'arif 3 Wates. (Senin, 20/07/2026)DokumentasiHumasBawasluKulonProgo

Kulon Progo – Bawaslu Kabupaten Kulon Progo menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan SMK Ma'arif 3 Wates tentang Pengembangan Pendidikan Pengawasan Partisipatif melalui Program Praktik Kerja Lapangan (PKL), Senin (20/7/2026). Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di SMK Ma'arif 3 Wates, Kabupaten Kulon Progo. Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam membangun sinergi antara lembaga penyelenggara pengawasan pemilu dengan dunia pendidikan untuk mencetak generasi muda yang memahami nilai-nilai demokrasi dan pengawasan partisipatif.

Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto, S.Sos., M.Si., bersama Kepala SMK Ma'arif 3 Wates, Andriyan Wuryantini, S.S., M.Pd. Melalui kerja sama ini, para siswa akan memperoleh kesempatan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan di lingkungan Bawaslu Kabupaten Kulon Progo sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Selain mendapatkan pengalaman kerja, peserta PKL juga akan dikenalkan dengan tugas dan fungsi Bawaslu, khususnya dalam upaya pencegahan pelanggaran, pengawasan tahapan pemilu, hingga pengelolaan kehumasan dan publikasi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen Bawaslu dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia sekaligus memperluas pendidikan pengawasan partisipatif kepada kalangan pelajar. Menurutnya, pengalaman belajar secara langsung di lingkungan Bawaslu akan memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai tugas dan fungsi lembaga pengawas pemilu. "Kami berharap melalui kerja sama ini para siswa yang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan dapat memperoleh pengalaman dan pengetahuan mengenai tugas-tugas Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, khususnya di bidang kehumasan. Bekal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mereka sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengawasan partisipatif dalam kehidupan demokrasi," ujar Marwanto.

Sementara itu, Kepala SMK Ma'arif 3 Wates, Andriyan Wuryantini, menyambut baik terjalinnya kerja sama dengan Bawaslu Kabupaten Kulon Progo. Ia menilai lingkungan kerja Bawaslu dapat menjadi tempat belajar yang relevan bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan teknis maupun sikap profesional di dunia kerja. "Kami berharap para siswa mendapatkan bimbingan dan pengalaman terbaik selama melaksanakan PKL di Bawaslu Kabupaten Kulon Progo. Pengalaman tersebut akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi mereka sebelum memasuki dunia kerja dan menghadapi tantangan di masa depan," ungkapnya.

Melalui kerja sama ini, Bawaslu Kabupaten Kulon Progo dan SMK Ma'arif 3 Wates berkomitmen untuk menghadirkan program PKL yang tidak hanya memberikan pengalaman praktik, tetapi juga membangun karakter peserta didik yang memiliki integritas, disiplin, dan kepedulian terhadap demokrasi. Ruang lingkup kerja sama meliputi bidang administrasi, pengelolaan data, desain konten, publikasi, serta bidang lain yang relevan sesuai kebutuhan kedua belah pihak. Sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan dunia pendidikan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang siap memasuki dunia kerja sekaligus menjadi pelopor pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

 

Penulis: Ridho