Bawaslu Kulon Progo Kawal Pemilos Serentak 2025, Tanamkan Nilai Demokrasi Sejak Dini
|
Kulon Progo – Bawaslu Kulon Progo mengawal pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) Serentak Ke-6 Tahun 2025 di seluruh jenjang SMP/MTs serta SMA/SMK/MA se-Kabupaten Kulon Progo. Pemilos yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Kulon Progo ini digelar pada Selasa, 14 Oktober 2025 mulai dari pukul 08.00-13.00 menjadi momentum bagi pelajar untuk merasakan langsung proses demokrasi yang jujur dan adil. Pemilos Serentak yang dilaksanakan oleh sekolah-sekolah ini mengadopsi sistem dan model dalam pelaksanaan pemilu di Indonesia. Jadwal tahapan serta tata cara pemilihan mulai dari pembentukan panitia, penyusunan daftar pemilih, pencalonan, kampanye sampai dengan pemungutan dan penghitungan suara. Bahkan pemilos ini sudah selangkah lebih maju dikarenakan sudah menggunakan system E-Voting melalui E-Pemilos yang difasilitasi oleh diskominfo Kabupaten Kulon Progo.
Ketua Bawaslu Kulon Progo, Marwanto, menyampaikan bahwa keterlibatan siswa dalam pemilos merupakan langkah awal menanamkan nilai demokrasi sejak dini. "Kami bangga dengan pelaksanaan pemilos di beberapa SMP dan SMA sebagai wujud menanamkan nilai-nilai demokrasi. Harapannya, kelak pemilu dapat berlangsung luber, jurdil, bersih, tanpa hoaks, tanpa politik uang, dan itu sudah ditanamkan sejak sekolah dalam penyelenggaraan pemilos," ungkapnya. Ia menambahkan, kehadiran pengawas dalam setiap tahapan memberikan pembelajaran nyata bagi para siswa. "Di sekolah yang kami kunjungi, selain ada penyelenggara pemilos juga terdapat pengawas pemilos dan pengawas TPS. Kehadiran pengawas ini memberi pengalaman langsung kepada siswa mengenai pentingnya menjaga integritas dalam setiap tahapan pemilihan," jelas Marwanto.
Dalam pelaksanaan kali ini, Bawaslu juga melakukan pembinanaan kepada KompasKu (Komunitas Pengawas Partisipatif Kulon Progo) untuk melakukan pemantauan dalam pelaksanaan pemilos di sejumlah sekolah. Kehadiran KompasKu menjadi wujud partisipasi masyarakat dalam mengawal proses demokrasi sekaligus pendidikan politik untuk pengawas partisipatif. Bersama Bawaslu, mereka hadir memastikan jalannya pemilos berlangsung baik serta memberikan edukasi kepada pemilih muda tentang cara menggunakan hak suara secara benar.
Kegiatan ini sekaligus merupakan bagian dari monitoring Bawaslu. Hasil pemantauan di lapangan akan dijadikan bahan evaluasi serta masukan dalam penyusunan petunjuk teknis, agar penyelenggaraan pemilos tahun berikutnya lebih baik. Lebih dari sekadar evaluasi teknis, pengalaman ini juga menunjukkan bahwa pemilos memiliki peran penting sebagai sarana pembelajaran demokrasi bagi generasi muda. Pemilos Serentak 2025 di Kulon Progo bukan sekadar ajang memilih Ketua OSIS, tetapi juga pengalaman berharga yang menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak bangku sekolah.
Penulis: TTR
Editor: Humas