Lebih Dekat dengan Santri, Bawaslu Kulon Progo Sambangi Pondok Pesantren
|
Kulon Progo – Melanjutkan rangkaian Bawaslu Sambang Sekolah dalam kegiatan Ngabuburead Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Kabupaten Kulon Progo melakukan sosialisasi pengawasan partisipatif di Pondok Pesantren Al Qur’an Wates (Pesawat), Rabu (19/03/2025). Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 60 santri baik laki-laki dan perempuan yang merupakan siswa Madrasah Aliyah yang juga berada dalam komplek pondok pesantren tersebut.
Kegiatan Bawaslu Sambang Pesantren merupakan bentuk lain dari Bawaslu Sambang Sekolah, dimana Bawaslu kabupaten Kulon Progo berusaha untuk lebih dekat dengan pemilih pemula sekaligus menggemakan pengawasan partisipatif khususnya di kalangan santri di wilayah Kulon Progo. Selain menyampaikan sosialisasi terkait pengawasan pemilu maupun pemilihan, Bawaslu Kulon Progo juga berharap ada masukan terkait pengawasan partisipatif sehingga pada pemilu dan pemilihan mendatang akan lebih maksimal.
Pengasuh Pondok Pesawat Wates, M. Abdul Karim Mustofa mengucapkan terimakasih kepada Bawaslu Kabupaten Kulon Progo yang telah memilih Pondok Pesawat sebagai sasaran sosialisasi pengawasan partisipatif. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu Kulon Progo yang telah memilih pesantren kami sebagai sasaran sosialisasi. Kami juga mengapresiasi Bawaslu Kulon Progo yang berusaha mendekatkan pengawasan pemilu bagi pemilih pemula khususnya kalangan santri yang selama ini memiliki keterbatasan terhadap akses informasi dari luar,” tutur Karim.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kulon Progo, Muh Isnaini mengungkapkan, Bawaslu Kabupaten Kulon Progo berusaha untuk lebih mendekatkan pengawasan partisipatif kepada masyarakat di semua lapisan, pada tahap awal ini sasaran utamanya adalah pemilih pemula yaitu dengan menyasar sekolah dan pesantren. “Tahap awal ini, sasaran kami menyasar pemilih pemula, baik itu di sekolah formal SMA atau SMK, maupun di pesantren. Kami berharap kedepan bisa melakukan sosialisasi ke banyak sekolah maupun pesantren untuk membumikan pengawasan partisipatif di Kabupaten Kulon Progo,” ujar Isnaini.
Pasca bulan ramadhan, Bawaslu Kabupaten Kulon Progo akan kembali melanjutkan kegiatan sosialisasi meskipun tidak lagi dengan bingkai ngabuburit. “Apapun temanya, pada intinya kami akan berusaha melakukan sosialisasi yang masif kepada masyarakat terkait pengawasan partisipatif,” tutup Isnaini.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Kulon Progo