Lompat ke isi utama

Berita

Peringati HUT Ke-8, Bawaslu Kulon Progo Teguhkan Demokrasi Melalui Kolaborasi

Dokumentasi

Anggota Bawaslu D.I. Yogyakarta, Agung Nugroho, dalam kegiatan pemotongan tumpeng didampingi oleh Ketua, Anggota, dan Kepala Sekretariat Bawaslu Kulon Progo.

KULON PROGO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo sukses menyelenggarakan acara "Tasyakuran HUT ke-8 Bawaslu Kabupaten Kulon Progo" pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026. Acara yang berlangsung sejak pukul 09.30 ini diselenggarakan di Kantor Bawaslu Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan tersebut dihadiri oleh segenap jajaran internal serta para pemangku kepentingan strategis di wilayah Kulon Progo. Mengusung tema besar "Bersama Mengawasi, Meneguhkan Demokrasi", peringatan tahun ini dirayakan dengan penuh syukur dan khidmat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Marwanto, merefleksikan dinamika perjalanan kelembagaan Bawaslu yang kini telah kokoh berdiri sebagai lembaga permanen di tingkat kabupaten. Ia mengapresiasi tingginya dukungan dari berbagai pihak dalam mengawal iklim demokrasi di wilayah Kulon Progo. "Intinya kita ingin tetap memperkuat pengawasan pemilu. Pengawalan terhadap demokrasi lekat di Kulon Progo, jadi terima kasih sekali kepada semua pihak yang telah selama ini bekerja sama, memberi dukungan, dan bersinergi dengan kami, terutama di sisi pengawasan tahapan maupun saat pra-tahapan untuk menuju tahapan ke depan," ujar Marwanto.

Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu D.I. Yogyakarta, Agung Nugroho, yang turut hadir memberikan sambutan, mengajak para hadirin untuk mengingat kembali sejarah kelembagaan pengawas pemilu. Ia mengingatkan bahwa sejak lahirnya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, status Bawaslu Kabupaten/Kota telah resmi ditetapkan menjadi lembaga permanen dan mandiri, bukan lagi lembaga ad hoc. Agung kemudian menyoroti momen 15 Agustus 2018 sebagai titik tolak bersejarah, yakni momentum ketika Bawaslu Kabupaten/Kota dilantik untuk pertama kalinya, yang kemudian dijadikan sebagai hari ulang tahun Bawaslu tingkat Kabupaten/Kota.

Lebih lanjut, Agung menekankan pentingnya kolaborasi pengawasan sebagaimana tertuang dalam garis besar visi-misi Bawaslu 2025-2029. "Kolaborasi ini menjadi penting karena kami tidak mungkin bisa berjalan sendiri, sehingga kita butuh bantuan dari masyarakat, dari OPD, dan dari lembaga-lembaga lain dalam menyukseskan pemilu," tegas Agung. Ia menyadari bahwa pemilu sejatinya adalah sebagian kecil saja dari pilar demokrasi. Oleh karena itu, ia berharap kesuksesan pemilu juga diikuti dengan pergantian kekuasaan yang lancar serta kondisi masyarakat yang senantiasa damai, aman, dan tenteram.

Rangkaian acara perayaan HUT ke-8 ini diisi dengan prosesi potong tumpeng, doa bersama, serta penayangan video ucapan untuk Bawaslu Kabupaten Kulon Progo. Sebagai penutup, acara dimeriahkan dengan pengumuman kejuaraan lomba, penyerahan hadiah, pembacaan puisi dari para pemenang, serta hiburan selingan musik akustik. Melalui peringatan usia sewindu ini, Bawaslu Kabupaten Kulon Progo berharap dapat terus melangkah maju menjadi lembaga yang semakin solid. Selain itu, Bawaslu juga berkomitmen penuh untuk terus memperkuat kebersamaan dan mewujudkan iklim demokrasi yang bermartabat di Kabupaten Kulon Progo.

 

Penulis : Taufiq